Puisi?

 Mentari

Sinar
Itulah julukanmu
Sungai dan hutan pun tahu
Bahwa mukamu dapat menyinari dunia
 
Meski hujan badai menghampirimu
Tanah sembari berteman denganmu
Tetapi kau kembali ceria,
Setelah rintiknya hujan
 
Bagai bunga yang elok
Kau tidak bersembunyi
Dari cantiknya awan di langit
 
Ku berbaring tuk lihat sempurnamu
Sambil menghirup udara melalui batang hidungku
Oh mentari,
Kau seperti temanku
Sejuknya pagi pun begitu
 
Beribu cahaya kau beri
Adalah tugasmu tuk kuatkan dunia
Kau, harta berharga diberi Tuhan
Agar ku pandang setiap hari
 
Buah-buahan bergantungan di pohon
Terlihat manis nan indah warnanya
Dengan santai ku lihat sepanjang hari
 
Sungguh lelah rasanya
Di bawah pohon beralaskan tanah,
Ku ratapi nasib alam dunia
 
Kau ciptaan-Nya yang dapat ku rasa
Namun sayang,
Suasana bumi tak mendukung
Walau Tuhan telah memberikan segalanya
Berat hati tuk menjaga
 
Hatiku sudah tentram
Jika melihat bentukmu yang indah
Saat pagi hari
 
Ku berdoa
Semoga mahkluk sepertiku
Dapat merasakan nikmat
Nan hangat cahyamu setiap saat
Oh semesta,
Tolong bantu aku tuk jaga alam ini


-RR, 2018

Comments

Popular posts from this blog

Kita Kembali Asing

Bandung Kota Sejuta Cinta?